Imam Setiaji Ronoatmojo

Rookie - 10 Points (1 July 1960 / Cilacap (Indonesia))

Di Dapur Istriku (Indonesian) - Poem by Imam Setiaji Ronoatmojo

Beraneka macam bumbu, diatas tungku
dan wajah yang pemaaf
Resep kukira tersimpan rapat di laci
Tapi engkau hapal kapan ini semua
ditiris dan ditumis
Kapan garam akan dimasukkan ke
dalam kuah matang
Dan berapa takarannya?
(Memang) kami sedang mengaduk
hidup ini
Tak ada yang perlu disesali
Bahkan akan dilupakan saja, dan asap
yang membumbung;
Sebagaimana aroma yang
memanggil kami untuk duduk kembali
di dalam lingkaran meja makan
'Maafkan, masih ada di dapur'
Lalu kami menunggu dulu,
dalam sebuah perjamuan yang tidak
menjemukan
Tidak akan pernah menjemukan


Comments about Di Dapur Istriku (Indonesian) by Imam Setiaji Ronoatmojo

There is no comment submitted by members..



Read this poem in other languages

This poem has not been translated into any other language yet.

I would like to translate this poem »

word flags

What do you think this poem is about?



Poem Submitted: Friday, November 15, 2013

Poem Edited: Friday, November 15, 2013


[Hata Bildir]