Imam Setiaji Ronoatmojo

Rookie - 10 Points (1 July 1960 / Cilacap (Indonesia))

Sajak Meditasi: Duduk Bersama Selembar Daun (Indonesian) - Poem by Imam Setiaji Ronoatmojo

Duduk dalam mengalir
Udara semilir
Dalam hirupan nafas
Panjang terus mengalir
Bila daun-daun saling bersentuhan
Angin membelainya
Panjang terus mengalir
Duduk takzim
Mata yang takzim
Dada yang takzim
Sepenuh kasih di balik dada
Ada pertemuan
Di antara angin mengalir
Udara yang menyentuhkannya
Ruang sembunyi
Duduk di bangku dekat dapur
Tak ada yang menduga
Udara yang seperti air
Mengalir dalam nafasmu
Nadi yang membawanya
Terbang menemui
Rahasia hati
Keajaiban dalam takzim
Takzimnya dada
Takzimnya mata
Takzimnya genggaman
Kekuatan di antara gemerisik
Daun-daun yang bersentuhan
Tak perlu ada yang kau risaukan
Pertemuan dalam keheningan

(2014)


Comments about Sajak Meditasi: Duduk Bersama Selembar Daun (Indonesian) by Imam Setiaji Ronoatmojo

There is no comment submitted by members..



Read this poem in other languages

This poem has not been translated into any other language yet.

I would like to translate this poem »

word flags

What do you think this poem is about?



Poem Submitted: Tuesday, June 10, 2014

Poem Edited: Wednesday, June 11, 2014


[Hata Bildir]