Fitrah Anugrah

(OCTOBER,28.1974 / SURABAYA)

NURCAHYANI 4


Nurcahyani 4

Dalam kemuliaan kerudung mu
kutulis berlembar puisi buatmu
dan aku menenggelam
dalam pencarian. di kedalaman
yang semakin membuatku jauh
dari logika hingga fikiran lepas
dari batas

Nur, aku ingin menangkap beberapa biji mutiara
meski mata bermerah lelah, merasakan keras
gelombang ingatan membentur birahi yang terselip
hingga aku terombang-ambing pada bias hasrat
seperti gurita muncratkan hitam pada pandang
engkau dimana? tapi aku harus menyelam lagi

Nur, aku mengapung di hari pagi
arus ini harus menuju pantaimu.
tahukah engkau, aku terkulai di tepian
dan tangan genggam bijibiji mutiara
mungkin habis daya semalam
dan engkau datang dengan secangkir kopi
lalu wajah putihmu laksana cahaya bulan
yang menangis di jendela kamar

dan engkau tak asing bagiku
meski belum pernah berumah
di pantaimu.teringat seribu rayumu
agar singgah di kesepian. kurasa syahwat sekejab
dari bujang yang rasakan 1000 pulau perawan
dan pantai tak terjaga puluhan pelayar

dan kesadaranku terampas riuh camar
jilat ombak tenggelamkan genggam tangan
dan tangan tak genggam mutiara lagi.hilang.
tapi camar tak mungkin mencuri karena jijik
pada kulit kerang. barangkali engkau saat lengahku

Nur, aku berlari menuju rumahmu
bukan buat mengambil mutiara
tapi melihat engkau mengalungkannya
di jenjang leher dan membawa berjalan
di warung-warung hingga pelayar terkagum
dan engkau menjadi pucuk kerinduan

tapi langit telah memesan tenda panjang
depan rumahmu dan engkau duduk di kursi pengantin
dalam senyum purnama tanggal 15, tak ada pendamping
di sampingmu hanya gemerlap janur kuning dan riuh
anak-anak mengaji. sebentar lagi pangeran matahari datang
dari seberang negeri

Nur, aku akan menulis puisi lagi buatmu
namun ku ingin engkau bacakan puisiku
pada pernikahanmu. dan biarlah ombak
menyeretku kembali ke laut.aku kembali
menyelam di dalamnya. lebur, lenyap.
dan sebuah istana menantiku dalam kedalaman

Bekasi,30032009

Submitted: Monday, March 30, 2009

Do you like this poem?
0 person liked.
0 person did not like.

Related Poems


Read this poem in other languages

This poem has not been translated into any other language yet.

I would like to translate this poem »

word flags

What do you think this poem is about?

Comments about this poem (NURCAHYANI 4 by Fitrah Anugrah )

Enter the verification code :

There is no comment submitted by members..

Top Poems

  1. Phenomenal Woman
    Maya Angelou
  2. The Road Not Taken
    Robert Frost
  3. If You Forget Me
    Pablo Neruda
  4. Still I Rise
    Maya Angelou
  5. Dreams
    Langston Hughes
  6. Annabel Lee
    Edgar Allan Poe
  7. If
    Rudyard Kipling
  8. Stopping by Woods on a Snowy Evening
    Robert Frost
  9. I Know Why The Caged Bird Sings
    Maya Angelou
  10. Invictus
    William Ernest Henley

PoemHunter.com Updates

New Poems

  1. The Flood, Jose Armando Guzman
  2. Shadows in the Dark, Darlene Walsh
  3. Who can be one's bombshell?, Rm.Shanmugam Chettiar.
  4. Eveningsong, Elizabeth Shield
  5. Chords Of Remembering, RoseAnn V. Shawiak
  6. Composite Of Intellect, RoseAnn V. Shawiak
  7. The Journal Editors Calling Themselves C.., Bijay Kant Dubey
  8. until we end up in the same tent..., Mandolyn ...
  9. At First Sight, Elizabeth Shield
  10. Recognition Of Life, RoseAnn V. Shawiak

Poem of the Day

poet Christina Georgina Rossetti

Where sunless rivers weep
Their waves into the deep,
She sleeps a charmed sleep:
Awake her not.
Led by a single star,
She came from very far
...... Read complete »

   

Member Poem

[Hata Bildir]