Treasure Island

Fitrah Anugrah

(OCTOBER,28.1974 / SURABAYA)

PENGHARAPAN


Diam

Bila angin tak bertiup
mengering jiwa
gugur harapan
tak bisa berucap
menunggu takdir
melepuh di hamparan
dan langit hanya diam

Sepintas pandang langit
menghitung hujan yang pernah keluar
dan maaf aku tak bisa mengingatnya
karena tak ada lagi angin yang bertiup.

Bekasi,20 april 2008

ODE BUAT PEKERJA

panas surya mecah pandangan
tapi tak cukup kaburkan wajah anak istri
keras laju motor beradu bising angkutan
tapi deru perut yang lapar yang tak pernah diam

lalu diri tercebur dalam pabrik-pabrik
membakar raga dan perasaan hangus
terpanggang bagai ikan di panggangan
hingga matang, hingga para bos berebut
yang telah matang

jiwa ini telah lunglai, badan ini sudah loyo
berharap anak+istri datang membelai,
lepaskan kelelahan, basuhi kekeringan,
Oh...hidup telah mulai lagi
Dan tuhan sudah mulai tertawa

Bekasi 30 april 2008

Pengharapan

Seluruh gerak sudah kupersembahkan,
seluruh keringat terkuras habis,
mengapa engkau masih diam?
Lalu airmata kutumpahkan,
Liris pengharapan di bawah kakimu,
tapi engkau masih angkuh,
hingga kutinggalkan ragaku untukmu
biar menjadi patung di hadapanmu
dan nyawa kubiarkan gentayangan
meninggalkan engkau.

Bekasi 30 april 2008

Badai

Semakin jauh berlayar
menjauh dari pantai yang tak menerimaku
angin menderukan kabar tentang badai
oh terbayang betapa indahnya bila badai menerjang
aku akan menarikan tarian laut pada sela-sela ganasnya
nyanyikan lagu cinta untuk angin yang melayangkan jiwa
hingga ekstase dan tenggelam dalam ketenangan
lalu temukan tempat damai di kedalaman
berteman mutiara-mutiara mengelilingi tubuh
aku pun menjadi raja di lautan

bekasi 01 mei 2008


Kamar Mandi

dalam diriku masih tertinggal darahmu
bau nafasmu yang selalu terkenang
menyusur kemana aku melangkah
sudah berapa sabun habis terpakai?

kata-kata kotormu masih menempel
mengacuhkanmu hanya sia-sia
karena bayang wajahmu penuhi langit otak ini
berapa lama ingatanku tentangmu bisa lepas?

lalu aku benamkan ceritamu dalam kakus
hingga penghabisan
hingga kau tak panggil lagi namaku
hingga kau menemukan tempat buat kembali

Bekasi,02 mei 2008

Submitted: Saturday, May 03, 2008

Do you like this poem?
0 person liked.
0 person did not like.

What do you think this poem is about?



Read this poem in other languages

This poem has not been translated into any other language yet.

I would like to translate this poem »

word flags

What do you think this poem is about?

Comments about this poem (PENGHARAPAN by Fitrah Anugrah )

Enter the verification code :

There is no comment submitted by members..

Top Poems

  1. Phenomenal Woman
    Maya Angelou
  2. The Road Not Taken
    Robert Frost
  3. If You Forget Me
    Pablo Neruda
  4. Still I Rise
    Maya Angelou
  5. Dreams
    Langston Hughes
  6. Annabel Lee
    Edgar Allan Poe
  7. If
    Rudyard Kipling
  8. Stopping by Woods on a Snowy Evening
    Robert Frost
  9. I Know Why The Caged Bird Sings
    Maya Angelou
  10. A Dream Within A Dream
    Edgar Allan Poe

PoemHunter.com Updates

New Poems

  1. Betrayed, Vanessa Parodia
  2. meri zingagi ek kahaani bn gyi, dr.Neha gupta the POEMLOVER
  3. Nighttime Visions, RoseAnn V. Shawiak
  4. A song of sadness, Vanessa Parodia
  5. Eternal Wanderlust, Leah Ayliffe
  6. star came to me, dr.Neha gupta the POEMLOVER
  7. u loved me once, dr.Neha gupta the POEMLOVER
  8. Lets all dance, Vanessa Parodia
  9. My dog Ben, Nick krakana
  10. The Bicycle, Udaya R. Tennakoon

Poem of the Day

poet Emily Dickinson

70

"Arcturus" is his other name—
I'd rather call him "Star."
It's very mean of Science
To go and interfere!

I slew a worm the other day—
...... Read complete »

 

Modern Poem

poet Kenneth Allott

 
[Hata Bildir]