Dengan erat ayunan itu kau genggam,
Bak gulungan rantai berkarat di kapal karam.
Jarimu memutih seakan jadi gambaran,
Usaha kerasmu, habis-habisan.
Namun tetap saja terayun,
Ada yang tak bisa kau kendalikan.
Diam, tertegun,
Terbawa arus, tak terhentikan
This poem has not been translated into any other language yet.
I would like to translate this poem