Bait Selamat Tinggal

BAIT SELAMAT TINGGAL
(Padalarang,29Nof2019)

lepaskan aku dari buta pagi kita kemarin
sebab deru letih merobek keyakinan ku
hati kita itu
hanya segenggam pasir api subuh
dari tepian dermaga
musim petualangan
sedang melepaskan jangkar nya
aku mengembalikan hati mu pada pemilik nya
sesat tubuh mu dalam imajinasi sakit pilu

memahami cinta dengan hati ku
alasan jiwa ku tidak mengecap kebenaran
sebab darah ku menghirup kejujuran

dan untuk sang petualang seperti ku
rasa sunyi adalah obat tidur
rasa rindu hanyalah musim semi imajinasi
bahkan cinta mu
tidak mampu hancurkan tanah suci hati

senja telah memberi isyarat, duhai cinta ku
malam melepaskan matahari untuk bulan nya
aku memanggul matahari retak milik jiwa kita
tempa nya di puncak tinggi rasa
namun buta kisi jiwa mu

bait selamat tinggal
ultimatum romansa telah hilang kecap
bait-bait dusta mendecak anggun
puisi ku hilang senandung nya

bagi ku dan bagi petuah hidup ini
gairah hanyalah penggembira syair malam
kecap rasa kecap api tubuh kita
untuk gamang laman sunyi,
itu masih menyelinap

rindu di pikiran kita akan kembali
membawa butir-butir pasir baru
letih memberi isyarat di batas senja
kekasih ku, aku tahu engkau tahu
masih ada bait puisi sunyi
menggerayangi menelanjangi
kesetiaan berkepala dua
wajah hati hanyalah ladang es abadi

selamat tinggal cinta
sebab hati kita bukan milik cinta
sebab nadi kita terus kesepian
dan sentuhan hangat kita mulai keriput

Copyright © Yat,09 Maret 2021

READ THIS POEM IN OTHER LANGUAGES
COMMENTS OF THE POEM

Dreams