van der beanthz


Ketika Dia Telah Pergi - Poem by van der beanthz

Enggan aku langkahkan kaki
Masuki ruang tak berpenghuni
Kotor dan debu berkali-kali
Menata isi tak terkecuali

Dinding putihnya lukiskan duka
Seakan pergi ia tak rela
Tinta di meja mengering sudah
Buktikan usaha yang sia-sia

Pigura tua di sudut jendela
Terduduk lemah merenggang nyawa
Luka tubuhnya samar terbaca
Mengukir indah sebuah nama

Tersedak aku dari lamunan
Terdengar jelas dalam pikiran
Untaian kata bagai saudara
Ketika kita tumbuh dewasa

Aku berlari tak terkendali
Tangis dan sesal selimuti diri
Apakah ini memang terjadi
Karna ku ingin dia kembali

Berseru aku padamu teman
Jangan biarkan jangan acuhkan
Hidup ini tak kan sempurna
Jika tak ada di hati kita

Memang, ruang itu hampa
Namun aku telah bersumpah
Kan ku hias agar bernyawa
Hingga kembali ia ke rumah


adheez widjaja


Comments about Ketika Dia Telah Pergi by van der beanthz

There is no comment submitted by members..



Read this poem in other languages

This poem has not been translated into any other language yet.

I would like to translate this poem »

word flags

What do you think this poem is about?



Poem Submitted: Saturday, February 28, 2009

Poem Edited: Saturday, March 7, 2009


Famous Poems

  1. Still I Rise
    Maya Angelou
  2. The Road Not Taken
    Robert Frost
  3. If You Forget Me
    Pablo Neruda
  4. Dreams
    Langston Hughes
  5. Annabel Lee
    Edgar Allan Poe
  6. Stopping By Woods On A Snowy Evening
    Robert Frost
  7. If
    Rudyard Kipling
  8. Do Not Stand At My Grave And Weep
    Mary Elizabeth Frye
  9. Television
    Roald Dahl
  10. I Do Not Love You Except Because I Love You
    Pablo Neruda
[Report Error]