doni setiawan


Metamorphosign: Kekosongan Yang Penuh - Poem by doni setiawan

aku ingin kau berjalan dengan sabar, setapak demi setapak menyusuri pori-poriku, memeriksa setiap helai kata yang kutanam di sana, yng kau sirami dengan do'a di setiap malam menjelang kau mengistirahatkan kelopak matamu yang mulai berair. aku ingin kau berjalan dengan sabar, selangkah demi selangkah. menandai semak-semak kalimat di sepanjang lidahku yang mulai susut maknanya. tak harus dimengerti dari setiap detik kita menghamburkan kata ke udara: ada beberapa yang harus kita ingat, dan kita simpan baik-baik sebelum kata-kata berbentuk angka.


Comments about Metamorphosign: Kekosongan Yang Penuh by doni setiawan

There is no comment submitted by members..



Read this poem in other languages

This poem has not been translated into any other language yet.

I would like to translate this poem »

word flags

What do you think this poem is about?



Poem Submitted: Sunday, May 20, 2012



[Report Error]