Jiwaku meranggas terseok angin putting beliung terenyuh sang biduan hati
Bilik bambu terpesan adneralin terasa sesak
Air pekak tertanam semerbak gaun muda
Otak ambyar tertata
Atap megah ke kerajaan perawan
Rambut lusuh teringat akan panglima perkasa
Jantung berpacu balada pupus
Bait galuh beraksara jawa
Sebutir pekerjaan senja menunggu terjemahan tabiat merah putih—tungku dengan arang hitam
Secarik ijasah sulit meraih buku catatan yang berpacu pada photo hitam putih
Sehelai kemeja pemuas hasrat mundur cepat
Kartu nama dalam ceruk buruk
Tanjung Duren 12/07/04.12.45
This poem has not been translated into any other language yet.
I would like to translate this poem